Bentuk bentuk perusahaan
TUGAS PENGANTAR BISNIS
MAKALAH BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN
Disusun Oleh :
Dzikrina Istighfarani
21217856
1EB17
1EB17
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan nikmat-NYA sehingga
makalah ini dapat tersusun dengan baik. Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak
terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi demi lancarnya
penyelesaian makalah ini
.
Harapan
kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para
pembaca dan ke depannya makalah ini dapat lebih baik dari segi isi maupun
kerangka didalamnya.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis,penulis memohon maaf yang sebesar sebesarnya apabila banyak kesalahan didalam penulisan makalah ini , untuk itu penulis memohon adanya kritik dan saran yang membangun untuk terciptanya makalah yang lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis,penulis memohon maaf yang sebesar sebesarnya apabila banyak kesalahan didalam penulisan makalah ini , untuk itu penulis memohon adanya kritik dan saran yang membangun untuk terciptanya makalah yang lebih baik lagi.
Penyusun
Dzikrina Istighfarani
i
DAFTAR ISI
Halaman
Judul
Kata Pengantar....................................................................................................i
Daftar Isi ............................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang ......................................................................... 1
B.
Rumusan Masalah ................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A.
Pengertian Perusahaan
............................................................. 2
B.
Bentuk Bentuk
Perusahaan beserta Contohnya ....................... 2
C.
Kelebihan dan
Kekurangan Perusahaan .................................. 11
BAB III PENUTUP
Kesimpulan...................................................................................... 14
DAFTAR PUSTAKA
ii
BAB I
PENDAHULUAN
I.
Latar
belakang Masalah
Ada banyak sekali kegiatan ekonomi
yang terjadi di Negara kita ini, ada produksi , konsumsi , maupun distribusi ,
kegiatan kegiatan ekonomi sudah menjadi suatu struktural penting di tiap Negara
, untuk itu sikap aktif untuk selalu melaksanakan kegiatan ekonomi harus
menjadi budaya pribadi ,namun kegiatan ekonomi tersebut harus pada taraf
balance agar tidak terjadi semacam kerugian maupun kekurangan kebutuhan , untuk
menanggulangi hal tersebut diadakannya suatu manajemen ekonomi yang salah satu
penempatannya ada pada instansi usaha , seperti perusahaan .
Perusahaan adalah suatu organisasi struktural
yang mana didirikan oleh perseorangan ataupun kelompok yang menjalankan suatu
aksi ekonomi , baik itu produksi maupun distribusi.Didalamnya perusahaan
menggabungkan dan bekerja sama dengan faktor faktor penting ekonomi yakni
manusia,modal dan alam .
Ketika ekonomi sudah pada tahap melekat erat pada suatu Negara , maka masyarakatnya akan berbondong
bondong melakukan perihal ekonomi untuk memperkaya dirinya , salah satunya
dengan membuat perusahaan .Untuk menjalankan suatu perusahaan ada baiknya kita
mengetahui lebih dalam mengenai jenis dan bentuk sistem didalamnya , dengan
adanya inisatif tinggi masyarakat maka saya akan menjelaskan bentuk bentuk
perusahaan yang ada di kegiatan ekonomi ini.
II.
Rumusan
masalah
1.
Apa
pengertian Perusahaan ?
2.
Apa
saja bentuk-bentuk perusaan beserta contohnya?
3.
Bagaimana
kelebihan dan kekurangan dari masing- masing perusahaan?
III.
Tujuan
1.
Untuk
mengetahui pengertian perusahaan secara umum
2.
Untuk
mengetahui bentuk bentuk perusahaan beserta contohnya
3.
Untuk
mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing masing perusahaan yang
dijelaskan
1
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian
Perusahaan
Perusahaan adalah tempat suatu
kegiatan produksi dan tempat berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap
perusahaan ada yang terdaftar di penerintahan dan ada juga yang tidak terdaftar.
Bagi sebuah perusahaan yang telah terdaftar dipemerintahan, mereka memiliki status
perusahaan yang terdaftar dalam pemerintah secara resmi.
Menurut
UU No 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan Pasal 1 huruf b,
Perusahaan adalah setiap bentuk
usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang tetap dan terus menerus dan yang
didirikan, bekerja serta berdudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia
untuk tujuan memperoleh keuntungan dan/atau laba.
2.2
Bentuk
– Bentuk Perusahaan dan Contohnya
A.
Perusahaan
Perseorangan
Perusahaan perseorangan adalah suatu jenis usaha yang dijalankan
oleh satu orang pemilik dan merupakan suatu jenis usaha yang paling sederhana
dan tidak kompleks. Perusahaan perseorangan adalah organisasi perusahaan yang
terbanyak jumlahnya dalam setiap perekonomian. Tetapi sumbangannya kepada
seluruh produksi nasional tidaklah terlalu besar (jauh lebih kecil dari
persoalan perusahaan perseroan terbatas) karena kebanyakan dari usaha tersebut
dilakukan secara kecil-kecilan, yaitu modalnya tidak begitu besar dan begitu
pula dengan hasil produksi dan penjualannya.
Ciri-ciri
perusahaan perorangan sebagai berikut.
a. Modalnya milik sendiri.
b. Dipimpin dan bertanggung jawab sendiri.
c. Keuntungan untuk sendiri.
2
Contoh Perusahaan Perseorangan :
Mooezhea
Backery
Tanggal
berdiri :
21 april 2010
Alamat
Perusahaan : Jl.Gerilya No.13
Temanggung 56232
Jenis
Perusahaan :
Home Industry
Jumlah
Karyawan : 15
orang
Produk : Kue
Modern dan Tradisional
Email : moouzheatata@gmail.com
- Riwayat Perusahaan
Mooezhea Backery merupakan
perusahaan (home industry) yang bergerak dalam bidang pengolahan
makanan(kue tradisional dan modern) yang dibentuk pada tanggal 21 april
2010.
- Visi dan Misi Perusahaan
1. VISI
Dengan berlandaskan iman dan taqwa
MOOEZHEA BAKERY menjadi salah satu perusahaan yang paling maju, produktif, dan
berkompetitif di
Indonesia.
2. MISI
a. Menciptakan tenaga
kerja yang ahli dan kompeten serta memiliki imtaq dan iptek yang kuat.
b. Memuaskan konsumen.
c. Menjadi perusahaan yang
terdepan di bidangnya.
d. Memperluas lapangan kerja
untuk kemakmuran mahasiswa dan masyarakat sekitar tempat produksi pada
khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya
3
- Jenis Usaha yang Dikelola
MOOEZHEA BAKERY bergerak di bidang
makanan yaitu pembuatan roti dan kue. Kami memilih usaha di bidang makanan
karena usaha ini disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan skill yang kami
miliki serta faktor pendukung yang memadai untuk megembangkan usaha ini.
- Jenis Usaha yang Direncanakan
Kami sepakat untuk membuat suatu
usaha di bidang makanan yaitu pembuatan roti dan kue. Dengan jenis kuenya yaitu
Risol, Molen, Dadar Gulung, dan Pastel. Kami yakin usaha ini akan berkembang
dengan baik karena kami sudah menjalin kerjasama dengan beberapa store roti dan
kue serta dengan membuka store kue kami sewndiri.
- Analisis SWOT
Setiap kegiatan untuk memulai usaha
yang akan dirintis untuk mengukur kemampuan usaha terhadap lingkungan atau
pesaing, yaitu SWOT :
1. Strength
(Kekuatan)
Kekuatan produk ini adalah :
a. Menjual
produk untuk semua kalangan masyarakat
b. Satu
produk terdiri dari beberapa macam bentuk dan rasa
c. Bahan
prodk yang terjamin dan higienis
2. Weakness
(Kelemahan)
Kelemahan dari produk ini adalah :
a. Tidak
dapat tahan lama
b. Produknya
mudah di tiru
4
3. Opportunity
(Peluang)
Peluangnya adalah :
a. Tempat
strategis
b. Fasilitas
yang cukup memadai
4. Threat
(ancaman)
Adanya pesaing yang menjual produk
dengan harga yang tidak terlalu mahal.
B.
Firma
Firma (dari bahasa Belanda venootschap onder firma; secara
harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan) atau sering juga
disebut Fa, adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua
orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemiliki firma terdiri dari
beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan
kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.
Berikut
ciri-ciri dari firma.
a. Perusahaan didirikan oleh dua orang atau lebih atas nama
bersama.
b. Semua pemilik modal adalah pemilik firma.
c. Tanggung jawab bersama tidak terbatas.
d. Keuntungan dibagi atas perbandingan modal.
e. Semua anggota adalah aktif.
Contoh Firma :
Puma
Puma adalah perusahaan internasional yang
memproduksi sepatu olahraga serta perlengkapan olahraga lainnya. Perusahaan ini
berbasis di Jerman, dan didirikan oleh Rudolf Dassler. Rudolf adalah kakak dari
Adolf Dassler, pendiri Adidas.
Perusahaan
ini dikenal dalam dunia sepak bola karena menjadi sponsor pemain sepak bola
terkenal seperti Pelé, Eusébio, Johan Cruijff, Enzo Francescoli, Diego Maradona,
Didier Deschamps, Lothar Matthäus, dan Kenny Dalglish, dan Robert Pirès. Di
Amerika Serikat, Puma terkenal dengan sepatu bola basket kulitnya yang
diperkenalkan pada tahun 1968.
5
Selain
sepatu olah raga, Puma juga memproduksi sepatu dan pakaian olah raga yang
dirancang oleh perancang busana seperti Lamine Kouyate dan Amy Garbers. Sejak
tahun 1996, Puma meningkatkan aktivitasnya di Amerika Serikat, seperti dengan
pembelian 25% saham Logo Athletic. Pada tahun 2007, Puma menjadi anak
perusahaan dari PPR, sebuah perusahaan holding Prancis.
C.
Perseroan
Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas (PT), dulu disebut juga Naamloze
Vennootschaap (NV), adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang
memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian
sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang
dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa
perlu membubarkan perusahaan. Organisasi perusahaan seperti ini adalah
organisasi perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang.
Berikut
ciri-ciri dari perseroan terbatas:
a. Modalnya terdiri dari saham-saham.
b. Pemegang kekuasaan tertinggi pada rapat umum pemegang saham.
c. Pemilik PT adalah pemegang saham jumlahnya banyak.
d. Pemegang saham bertanggung jawab sebatas modal.
e. Pengelola PT adalah dewan direksi yang diawasi oleh dewan
komisaris.
Contoh PT :
PT. Indofood Makmur
Perusahaan
ini didirikan dengan nama PT Panganjaya Intikusuma berdasarkan Akta
PendirianNo.228 tanggal 14 Agustus 1990 yang diubah dengan
Akta No.249 tanggal 15 November 1990 dan yang diubah kembali dengan
Akta No.171tanggal 20 Juni 1991, semuanya dibuat dihadapan Benny
Kristanto, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari Menteri
kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No.C2-2915.HT.01.01Th.91 tanggal 12 Juli 1991, serta telah
didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.579, 580 dan
581 tanggal 5 Agustus 1991, dan diumumkan dalam. Berita Negara Republik
Indonesia No.12tanggal 11 Februari 1992, Tambahan No.611. Perseroan
mengubah namanya yang semula PT Panganjaya Intikusuma menjadi PT Indofood
Sukses Makmur, berdasarkan keputusan Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham
yang dituangkan dakam Akta Risalah Rapat No.51tanggal 5 Februari 1994 yang
dibuat oleh Benny Kristianto, SH., Notaris di Jakarta. PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk. merupakan salah satu perusahaan mie instant dan makanan
olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salah satu
cabang perusahaan yang dimiliki oleh Salim Group.
6
PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Cabang Bandung didirikan
pada bulan Mei 1992 dengan nama PT Karya Pangan Inti Sejati yang merupakan
salah satu cabang dari PT Sanmaru Food Manufcturing Company Ltd. yang berpusat di Jakarta dan
mulai beroperasi pada bulan Oktober 1992. Pada saat itu jumlah karyawan yang
ada sebanyak 200 orang
Pada
tahun 1994, terjadi penggabungan beberapa anak perusahaan yang berada di
lingkup Indofood Group, sehingga mengubah namanya menjadi PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk. yang khusus bergerak dalam bidang pengolahan mie instan.
Divisi mie instan merupakan divisi terbesar di Indofood dan pabriknya tersebar
di 15 kota, diantaranya Medan, Pekanbaru, Palembang, Tangerang, Lampung,
Pontianak,Manado, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Makasar, Cibitung,
Jakarta, Bandung dan Jambi, sedangkan cabang tanpa pabrik yaitu Solo, Bali dan
Kendari. Hal ini bertujuan agar produk yang dihasilkan cukup didistribusikan ke
wilayah sekitar kota dimana pabrik berada, sehingga produk dapat diterima oleh
konsumen dalam keadaan segar serta membantu program pemerintah melalui
pemerataan tenaga kerja lokal.
§
Tujuan Pendirian
Tujuan
didirikannya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Bandung adalah (1) memperluas
bidang usaha secara terus menerus melalui bidang usaha internal maupun
pengembangan usaha strategis; (2) mengurangi biaya
transportasi; (3) selalu meningkatkan kesejahteraan karyawan; (4) mensuplai
daerah lain yang selalu kekurangan persediaan barang; dan (5) berperan serta
dalam pelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Visi
dan misi yang ditunjukan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. adalah
realistik, spesifik, dan meyakinkan yang merupakan penggambaran citra, nilai,
arah dan tujuan untuk masa depan perusahaan.
§
Visi
“Menjadi
perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan produk bermutu,
berkualitas, aman untuk dikonsumsi dan menjadi pemimpin di industri makanan”.
§
Misi
“Menjadi
perusahaan transnasional yang dapat membawa nama Indonesia di bidang industri
makanan”.
Produk
yang Dihasilkan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk7
NO
|
PRODUK
|
JUMLAH
VARIAN RASA
|
1
|
Indomie
|
8
|
2
|
Indomie
Special
|
2
|
3
|
Indomie
Vegan
|
2
|
4
|
Indomie
Regional Flavor
|
11
|
5
|
Indomie
Kriuk
|
3
|
6
|
Indomie
Jumbo
|
2
|
7
|
Indomie
SQN
|
6
|
8
|
Indomie
Paket
|
4
|
9
|
Supermie
Reguler
|
4
|
10
|
Supermie
Sedaaap
|
3
|
11
|
Supermie
Go Series
|
3
|
12
|
Sarimi
|
6
|
13
|
Sarimi
Extra Besar
|
6
|
14
|
Sakura
|
6
|
15
|
Intermi
|
1
|
16
|
POP
Mie
|
15
|
17
|
Mie
Telor
|
2
|
18
|
Anak
Mas
|
2
|
19
|
POP
Bihun Spesial
|
4
|
8
D.
Persekutuan
Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV)
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah
suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang
mempercayakan uang
atau barang
kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak
sebagai pemimpin.
Berikut
ciri-ciri commanditaire vennootschap atau CV.
a. Keanggotaan terdiri dari sekutu aktif dan sekutu pasif.
b. Sekutu aktif adalah yang aktif mengelola CV.
c. Sekutu pasif adalah anggota yang hanya menanam modal tanpa ikut aktif mengelola CV.
c. Sekutu pasif adalah anggota yang hanya menanam modal tanpa ikut aktif mengelola CV.
d. Sekutu aktif tanggung jawabnya tak terbatas.
e. Tanggung jawab sekutu pasif terbatas.
f. Sekutu pasif disebut juga sekutu diam (slipping partner)
Contoh CV :
CV HARIZKA
CV
Harizka adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi alat-alat
kesehatan yang telah memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun, diantaranya dalam
pelayanan tindakan hemodialisa dan juga sebagai mitra dari Rumah Sakit Islam
Jakarta, Rumah Sakit PELNI, Rumah Sakit Pluit, Rumah Sakit Internasional
Bintaro, Dll.
Dalam perjalanannya selama lebih dari 12
tahun, Perusahaan kami selalu fokus untuk mendukung program pemerintah dalam
usaha peningkatan kesehatan masyarakat melalui jasa pelayanan, dengan
menjunjung tinggi kualitas produk dan bermitra dengan perusahaan kelas dunia
pembuat produk alat kesehatan yang mempunyai reputasi internasional dalam hal
produk alat-alat kesehatan seperti Catheter, Endotracheal Tube, Umbilical,
Infusion Set, Suction catheter, Syringe, alat laboratorium Produk Idealcare
Sdn. Bhd. Malaysia
Visi dan Misi Perusahaan
VISI
- Menjadi penyedia peralatan kesehatan yang
terpercaya di Indonesia
- Menjadi perusahaan distributor alat
kesehatan yang mempunyai daya saing dan menjadi pemain alat kesehatan
terkemuka di daerah dan di luar daerah.
9
MISI
- Memenuhi kebutuhan masyarakat akan
peralatan kesehatan yang mempunyai keunggulan kompetitif.
- Menyediakan dan menyalurkan alat-alat
kesehatan yang merupakan produk terbaik dari segi standar
keamanan dan kualitas
- Memberikan pelayanan terbaik kepada
konsumen
E.
Koperasi
Koperasi menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1 merupakan usaha
kekeluargaan dengan tujuan mensejahterakan anggotanya
Prinsip Dasar Koperasi Menjadikan Ciri Khas Koperasi yang
Membedakan Koperasi dengan Badan Usaha lain :
a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
b. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
c. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU)
d. Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal
e. Kemandirian
Ciri – Ciri Badan Usaha Koperasi
1. Bekerja sama dengan sukarela untuk meningkatkan kesejahteraan
ekonomi
2. Memperhatikan hak dan kewajiban tiap anggota yang bergabung
didalamnya.
3. Mengutamakan gotong royong agar mencapai tujuan.
Contoh Koperasi :
KOPERASI LiMa GARUDA
didirikan pada tanggal 19 Juni 2008
berdasarkan keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
nomor 759/BH/MENEG.I/V/2008 yang berkedudukan di kota Bekasi, Jawa Barat.
OPERASI
LiMa GARUDA didirikan oleh 28 anggotanya dengan modal awal senilai Rp 980 juta
(sembilan ratus delapan puluh juta), mengembangkan nilai-nilai team work,
integritas dan profesionalisme. KOPERASI LiMa GARUDA didirikan dengan tujuan
untuk menjadi solusi intelektual dan finansial bagi masyarakat pada khususnya
dan masyarakat menengah pada umumnya dengan menyediakan layanan keuangan yang
inovatif dan sesuai standar layanan perbankan di Indonesia yang didasari oleh
perilaku etikal, semangat kekeluargaan dan prinsip kehati-hatian sehingga dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Kekuatan
KOPERASI LiMa GARUDA terletak pada pendirinya yang memiliki visi dan komitmen
tinggi terhadap kesinambungan bisnis KOPERASI LiMa GARUDA, menempatkan pengurus
dan karyawan yang memiliki kompetisi dan pengalaman di berbagai bidang lembaga
10
Keuangan
di Indonesia, menggunakan sistem manajemen dan informasi yang berkualitas dan
handal, memiliki akses keuangan dan hubungan yang baik dengan berbagai
perusahaan berskala internasional di Indonesia.
Jumlah aset KOPERASI LiMa GARUDA per
30 Juni 2017 mencapai lebih dari Rp 350 miliar (Rp 351.436.363.651,-) dengan
jumlah karyawan 216 orang dan kantor-kantor berada di Bekasi, Tangerang, Pati,
Jakarta (Jakarta Barat dan Utara), dan Semarang. Selengkapnya alamat
kantor-kantor KOPERASI LiMa GARUDA klik di sini.
Visi dan Misi
Visi KOPERASI LiMa GARUDA,
"Menjadi lembaga keuangan pilihan dengan standard bank yang inovatif dan
terpercaya".
Misi:
Menyediakan dan mengembangkan
pelayanan keuangan yang inovatif dan berkualitas bagi masyarakat kecil.
Membina kerjasama saling
menguntungkan dan meningkatkan akses permodalan bagi masyarakat kecil.
Membangun kepercayaan masyarakat
kecil dengan perilaku etikal dan prinsip kehati-hatian
Menciptakan lingkungan kerja yang
profesional dan meningkatkan produktivitas kerja dengan semangat kekeluargaa
2.3
Kelebihan
dan Kekurangan Perusahaan
Ketika kita
memutuskan untuk mendirikan suatu perusahaan maka aka nada baik buruk dari
suatu system dari bentuk perusahaan yang kita pilih , berikut kelebihan dan
kekurangan dari beberapa bentuk dari perusahaan :
A.
Perusahan
Perseorangan
Kelebihan :
a. Pemilik
perusahaan sekaligus sebagai pengelola usaha.
b. Keuntungan
dinikmati seluruhnya oleh pemilik.
c. Rahasia
perusahaan terjamin.
d. Modal usaha
tidak terlalu besar.
e. Biaya
organisasi rendah.
f.Pajak
dibebankan kepada pemilik perusahaan, bukan pada perusahaan.
g. Peraturan
yang mengikat perusahaan sedikit.
h. Semangat
kerja pemilik tinggi.
11
Kekurangan :
a. Wewenang dan
tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas.
b. Modal
perusahaan terbatas.
c. Kelangsungan
hidup perusahaan kurang terjamin.
d. Manajemen
perusahaan rendah.
e. Kecakapan
pemimpin terbatas.
f. Kerugian
perusahaan ditanggung pemilik.
B.
Firma
Kelebihan :
a. Kemampuan
manajemen lebih besar dari perusahaan perseorangan karena dalam firma terdapat
pembagian tugas atau kerja di antara para anggota sekutu.
b. Jika modal
kurang, hal tersebut tidak begitu menjadi masalah, karena mempunyai kemampuan
finansial yang lebih besar dan kuat dibanding dengan perusahaan perseorangan.
c. Keputusan perusahaan
lebih logis, karena merupakan hasil keputusan bersama para anggotan sekutu.
Kekurangan :
a.Pimpinan
lebih dari satu orang, karena setiap anggota merupakan pimpinan firma.
b. Tanggung
jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang atau tanggungan perusahaan,
kekayaan pribadi menjadi jaminan atas seluruh utang firma.
c. Kerugian
yang diakibatkan oleh seorang anggota harus ditanggung bersama dengan anggota
lain.
C.
Perseroan
Terbatas (PT)
Kelebihan :
a. Tanggung
jawab terhadap utang-utang perusahaan terbatas.
b. Mudah
mendapatkan modal, yaitu dengan cara menerbitkan saham baru.
c. Kelangsungan
hidup PT lebih terjamin, meskipun pemilik PT berganti-ganti.
d. Mudah utnuk
memindahkan hak milik yaitu dengan cara menjual saham-sahamnya kepada orang
lain.
Kekurangan :
a. Perusahaan
menanggung dua macam pajak, yaitu pajak deviden dan pajak laba perusahaan.
b. Pendirian
perusahaan lebih rumit dan memerlukan biaya yang besar.
c. Rahasia
perusahaan kurang terjamin.
12
D.
CV
Kelebihan :
a. Pendiriannya
relatif lebih mudah.
b. Kemampuan
manajemennya lebih besar.
c. Modal yang
dikumpulkan lebih besar.
d. Mudah
memperoleh kredit.
Kekurangan :
a. Kelangsungan
hidup perusahaan tidak dapat diramalkan.
b. Jika sudah
memasukkan modal sulit ditarik kembali, terutama untuk sekutu komplementer
(sekutu utama atau pimpinan).
c. Tanggung jawab setiap sekutu tidak
sama, ada sekutu yang tanggung jawabnya tidak terbatas.
E.
Koperasi
Kelebihan :
a.Prinsip
pengelolaan bertujuan memupuk laba untuk kepentingan anggota. Misalnya koperasi
pertanian mendirikan pabik pengilingan padi. Maksudnya adalah laba/Sisa hasil
Usaha yang dihasilkan oleh koperasi akan dibagi kepada anggota.
b.Anggota
koperasi berperan sebagai konsumen dan produsen.
c.Dasar
sukarela
d.Mengutamakan
kepentingan Anggota.
Kekurangan
a.Keterbatasan
dibidang permodalan.
b.Daya saing
lemah.
c.Rendahnya
kesadaran berkoperasi pada anggota.
d.Kemampuan
tenaga professional dalam pengelolaan koperasi.
13
BAB III
KESIMPULAN
3.1
Kesimpulan
·
Bentuk
bentuk perusahan terbagi menjadi 5 bentuk , yakni : Perusahaan perseorangan ,
perseroan terbatas ,CV , Firma , dan Koperasi
·
Setiap
bentuk perusahaan memiliki sistem tata cara , kelebihan dan kekurangan masing
masing
3.2
Saran
·
Ketika
memutuskan untuk mendirikan sebuah perusahaan ada baiknya untuk mengecek sinkronisasi antara cara kerja, kondisi
keuangan dan lingkungan pemilik modal , lalu cermatilah bentuk perusahaan yang
mana yang kiranya paling menguntungkan ketika memulai suatu usaha
14
DAFTAR PUSTAKA

Komentar
Posting Komentar